Archive for Juli, 2011

DATA SECURITY PADA PERUSAHAAN ASURANSI

Perkembangan teknologi dapat membuat kebutuhan akan suatu sistem penyimpanan data yang baik juga mengalami peningkatan. Oleh karena itu banyak perusahaan menggunakan DBMS atau Database Management System untuk mengelola data-data yang ada.

DBMS yang baik tidak hanya mempunyai fungsi-fungsi seperti menyimpan, menampilkan dan memanipulasi serta fitur backup dan restore tetapi juga harus mempunyai tingkat sekuritas yang memadai. Dan jika kita membahas tentang sekuritas maka yang akan keluar adalah CIA (Confidentiality, integrity, Availibility).Konsep CIA ini sudah mewakili tiga prinsip fundamental dari keamanan informasi. Semua yang berhubungan dengan keamanan data maka akan mengacu pada CIA Dalam pembahasan ini, topik yang akan diulas adalah mengenai DBMS dan sekuritasnya. Bagaimana suatu data dikelompokkan lalu apa saja yang menjadi kebijakan keamanannya.

Jika kita berbicara mengenai kebijakan keamanan maka tentu dibahas pula mengenai standar-standar yang digunakan, apa saja yang menjadi pedoman lalu bagaimana prosedur-prosedur tersebut dilaksanakan. Kemudian dilakukan manajemen resiko untuk mengetahui tingkat ancaman-ancaman yang ada atau yang kemungkinan dapat timbul dikemudian hari.

 

Untuk lebih lengkapnya dapat diunduh disini

APLIKASI E-BISNIS DI INDONESIA (STUDI KASUS PADA CIPAGANTI GROUP)

  1.                   PENDAHULUAN

 

 

1.1  Latar Belakang

Dunia bisnis telah berinovasi sedemikian rupa, dimana setiap perusahaan maupun entrepreneur dituntut untuk terus berkembang dengan system IT yang selalu bergerak. Terdapat banyak sekali barrier yang mucul pada system bisnis yang masih konservatif, kendala-kendala tersebut antara lain adalah:

  • Lemah dalam kewirausahaan dan manajerial
  • Keterbatasan keuangan
  • Ketidak mampuan aspek pasar
  • Keterbatasan pengetahuan produksi dan teknologi
  • Keterbatasan informasi
  • Tidak didukung oleh kebijakan dan regulasi yang memadai

Hal ini terdapat dalam lingkup ruang bisnis yang konservatif, dimana pedagang dan membeli memerlukan tempat yang representative untuk memenuhi kebutuhan masing-masing. Padahal telah begitu banyak teknologi yang berkembang dapat menciptakan efisiensi dan efektif antara pedagang, pembeli, penjual, hingga pada tahapan supplier dan distributor.

Dengan teknologi internet, perusahaan dapat membangun jaringan pemasaran yang lebih luas. Barang dan jasa yang diinginkan dapat diperoleh dengan membuka situs-situs yang ada di internet. Kesulitan yang dialami oleh pengusaha seperti waktu, tenaga kerja, perijinan dan keamanan dapat diantisipasi seminim mungkin.

 

1.2  Tujuan

Tujuan dari paper ini adalah untuk memberikan pemahaman maupun gambaran kepada mahasiswa mengenai E-Bisnis serta aplikasinya perusahaan yang ada di Indonesia.

 

Selanjutnya makalah ini dapat dilihat disini (PDF) atau disini (WORD)

 

Go to Top
Skip to toolbar